DPRD Kalsel Siap Dikritik Sebagai Control Sosial

Anggota DPRD Kalsel Rosehan NB SH Saat Memberikan Penjelasan Sosper Propemperda Jelang Buka Puasa

Banjarmasin, lintaskalsel.com

Anggota DPRD Kalimantan Selatan Rosehan NB SH menyatakan apresiasi kepada awak media, terutama media pressroom DPRD Kalsel yang mempublikasikan kegiatan dewan selama ini.

Ungkapan tersebut disampaikannya pada Sosper Propemperda jelang saat buka puasa bersama pressroom DPRD Kalsel dengan warga sekitar di Taher Square Banjarmasin Rabu ( 18/3/2026) Sore.

Tidak kalah penting media punya peran control sosial terhadap kinerja anggota DPRD, kami tidak alergi di keritik sebagai bahan masukan, namun juga dicarikan solusi.

Dalam kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Dinas Sosial Rudiani Kasi Rehabilitasi Penyandang Disabilitas dan Ustad HM Erwan.

Rosehan dalam penjelasannya mengemukakan sosper ini untuk memberikan pemahaman langsung kepada masyarakat terkait program dan kebijakan pemerintah daerah.

” Sebagai anggota legeslasi tugas dan fungsinya melakukan pengawasan, dan penganggaran serta membentuk peraturan daerah, menjadi jembatan antara program pemerintah provinsi dengan masyarakat,” ujar Rosehan.

Sosialisasi Perda atau “Sosper” menjadi ruang penting bagi masyarakat untuk menyampaikan masukan, termasuk usulan evaluasi, revisi, bahkan penghapusan regulasi yang dinilai tidak lagi relevan.

Dalam setiap kegiatan, masyarakat diberi kesempatan bertanya dan menyampaikan aspirasi. Dari situ kita bisa mengetahui apa yang perlu ditindaklanjuti,” tambahnya.

Selain sosialisasi, kegiatan buka puasa bersama juga menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi, khususnya di bulan suci Ramadan sebagai bentuk kedekatan wakil rakyat dengan konstituen.

“Media bukan hanya menyambung lidah kami, tetapi juga mengontrol dan menyeimbangkan. Banyak aspirasi masyarakat yang tersampaikan melalui pemberitaan,” ungkapnya.

Berbagai kegiatan DPR seperti sosialisasi, wawasan kebangsaan, hingga reses secara berkala menjadi sarana menyerap kebutuhan masyarakat, termasuk terkait penanganan bencana maupun percepatan bantuan pemerintah.

Menurutnya, aspirasi masyarakat kerap membutuhkan respons cepat, sementara mekanisme anggaran melalui APBD memiliki keterbatasan waktu

Kehadiran Dinas Sosial senagai narasumber dimanfaatkan untuk menyampaikan informasi terkait program bantuan sosial gratis berupa kaki palsu.

” Cara mendapatkannya terlebih dahulu peserta mendaftar pada Kantor Dinas Sosial Kabupaten, Kota kemudian di peroses,” ucap Rudini.

Kegiatan ditutup dengan tausiah ustad HM Erwan dilanjutkan dengan buka puasa bersama. (Surya

Array

Berita Terkait

slot gacor