Banjarmasin, lintaskalsel.com
Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Supian HK, mengatakan pembahasan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 masih berfokus pada penyelarasan antara proyeksi pendapatan dengan kemampuan belanja daerah.
Hal itu dikemukakan Supian HK usai rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Kalimantan Selatan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) membahas Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027 serta Kebijakan Umum Perubahan Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) Tahun Anggaran 2026 di Gedung H.M. Ismail Abdullah DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Senin malam (10/8/2026).
“Pendapatan kita sepakati sesuai dengan kemampuan daerah, sementara untuk belanja menyesuaikan dengan pagu yang ada,” ujar Supian HK.
Menurutnya, besaran belanja nantinya akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah dan pagu anggaran yang tersedia. Penyesuaian juga masih dapat dilakukan apabila terdapat perubahan pada proyeksi pendapatan dalam proses pembahasan selanjutnya.
Rapat membahas sejumlah arah kebijakan pendapatan dan belanja daerah cukup alot dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan serta kebutuhan pembangunan daerah.
Pembahasan dilakukan sebagai bagian dari tahapan penyusunan dan penyesuaian kebijakan anggaran agar dapat berjalan secara realistis dan terukur.
Ia menjelaskan, perubahan pendapatan pada masing-masing perangkat daerah juga dapat memengaruhi alokasi belanja. Apabila terdapat peningkatan pendapatan, maka hal tersebut dapat menjadi pertimbangan dalam melakukan penyesuaian terhadap belanja daerah.
“Kalau ada peningkatan pendapatan dari perangkat daerah, tentu bisa menjadi pertimbangan untuk penyesuaian belanja,” jelasnya.
Pembahasan KUA-PPAS 2027 dan KUPA-PPAS 2026 diharapkan dapat menghasilkan arah kebijakan anggaran yang realistis, terukur, dan sesuai dengan kondisi keuangan daerah.
DPRD Kalsel bersama Pemerintah Provinsi Kalsel terus mendorong agar penyusunan anggaran dilakukan secara cermat dengan memperhatikan keseimbangan antara pendapatan, belanja, serta kebutuhan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
Rapat dipimpin pimpinan Banggar DPRD Kalsel dan dihadiri anggota Banggar bersama TAPD. ( Surya).






