Ide Galian Tabang Dijadikan Kalsel Mandiri Air 2046 Diapresiasi Komisi II

Ketua Komisi II Muhammad Yani Helmi Saat Pimpin Rapat Dengan Pencetus Grand Design 20 Tahun Manajemen Air Hujan Terintegrasi, dengan memanfaatkan lubang bekas galian tambang (void) batubara, dalam rangka mewujudkan Kalimantan Selatan Mandiri Air Tahun 2046

Banjarmasin, lintaskalsel.com

Ketua Komisi II H. M. Yani Helmi mengapresiasi Grand Design 20 Tahun Manajemen Air Hujan Terintegrasi, dengan memanfaatkan lubang bekas galian tambang (void) batubara, dalam rangka mewujudkan Kalimantan Selatan Mandiri Air Tahun 2046.

Apresiasi ini disampaikan Paman Yani dalam rapat Komisi II Lt. 4 Gedung DPRD Kalsel, Jalan Lambung Mangkurat No. 18 usai mendengarkan pemaparan secara resmi oleh sang pencetus ( Ide) Sulkan, SH, MM, dalam Komisi II, Senin, 5/10/2026, di ruang rapat Komisi II Lt. 4 Gedung DPRD Kalsel, Jalan Lambung Mangkurat No. 18, Banjarmasin dipimpin Ketua Komisi II H. M. Yani Helmi.

” Saya dan anggota Komisi II sangat mengapresiasi gagasan-gagasan yang luar biasa yang disampaikan masyarakat untuk kemajuan banua, terutama gagasan grand design manajemen air hujan terintegrasi ini,” ucap Paman Yani.

Selanjutnya nanti akan kami rapatkan kembali secara internal dan mudah-mudahan bisa masuk dalam prolegda, raperda inisiatif Komisi II.

Sulkan sang pencetus ide, menyampaikan terimakasih dan penghargaan kepada Ketua dan Anggota Komisi II atas apresiasi dan dukungan terhadap gagasannya terkait grand design pemanfaatan lubang galian bekas tambang untuk dijadikan sebagai sumber cadangan air permukaan.

“Kami sangat berterimakasih atas apresiasi yang diberikan Ketua dan Anggota Komisi II atas apa yang saya sampaikan. Semoga ini dapat ditindaklanjuti dengan membuat payung hukumnya berupa Peraturan Daerah”, harap mantan birokrat Pemprov Kalsel.( Surya).

 

Berita Terkait

slot gacor