Muhidin Tak Main-main, Siap Usulkan Pergantian GM PLN Kalselteng

Gubernur Muhidin Usai Paripurna Berikan Keterangan Pers Menyangkut Persoalan Listrik Di Banua Kalsel

Banjarmasin, lintaskalsel.com

Buntut dari sering padamnya listrik Gubernur Kalimantan Selatan, (Kalsel) H. Muhidin, kritik keras terhadap kinerja PT PLN (Persero) wilayah Kalselteng.

Pemadaman listrik  sekarang sudah tidak beraturan lagi, bahkan sehari dalam satu wilayah ada yang padamnya sampai 3 kali, bahkan dayanyapun sebagian turun hingga 118 volt seperti dikawasan kilometer 9 Komplek Bumi Daya Turangga 2  Kertak Hanyar Kabupaten Banjar yang terjadi Minggu 26 Juli 2026, akibatnya peralatan elektronik tidak bisa digunakan.

Gubernur Muhidin menagih janji PLN yang mengklaim pasokan listrik kembali normal pada awal Agustus mendatang.

Hal ini ditegaskannya usai mengikuti rapat paripurna DPRD Kalsel Selasa (28/7/2026).

Menurut Muhidin kondisi pemadaman listrik yang terjadi setiap hari ini sangat meresahkan dan mengganggu aktivitas masyarakat Kalsel, oleh sebab itu Pemprov tidak akan tinggal diam jika gangguan pasokan daya ini terus berlarut-larut.

“Kita akan tuntut janji PLN yang menyatakan awal Agustus aliran listrik sudah mulai normal seperti biasa,” ujar Muhidin.

Selain itu Gubernur Kalsel ini juga akan mengambil tindakan konkret jika pihak manajemen tidak mampu menyelesaikan krisis kelistrikan tersebut tepat waktu yakni menyurati langsung ke pemerintah pusat untuk mengusulkan pergantian pimpinan PLN di tingkat regional.

“Lepas janji, kita usulkan ke pusat agar bisa mengganti General Manager PLN Kalselteng bila tidak bisa mengatasi masalah gangguan listrik di Banua,” tegasnya.

Tingginya frekuensi pemadaman listrik di Kalimantan Selatan belakangan ini memang memicu keluhan luas dari warga maupun pelaku usaha.

Masyarakat berharap intervensi tegas dari pemerintah daerah ini dapat mendesak PLN untuk segera memulihkan keandalan sistem kelistrikan di Kalsel. ( Surya)

Kategori:
Array

Berita Terkait

slot gacor