BKOW Kalsel Ikuti Seminar Lansia

Usai Kegiatan Seminar Lansia Dilanjutkan Foto Bersama Dengan Nara Sumber

Banjarmasin, lintaskalsel.com

Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Kalimantan Selatan menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan lanjut usia melalui partisipasi aktif dalam Seminar “Lansia Tangguh di Usia Emas bersama Amanah Medical Centre”. Sabtu,( 30/5/ 2026) di Auditorium Lantai 12 RS Amanah Medical Centre.

Kegiatan yang digelar ini merupakan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun pertama RS Amanah Medical Centre sekaligus Hari Lanjut Usia Nasional 2026 yang jatuh pada 29 Mei 2026.

Kehadiran 35 anggota BKOW dan 15 anggota Forum Bunda BKOW selain sesuai arahan organisasi juga partisipasi serta merupakan wujud dukungan BKOW terhadap program kerja. Ketua Umum BKOW, Ibu drg. Ellyana Hasnuryadi dalam sbutannya menekankan pentingnya mewujudkan lansia yang sehat, mandiri, produktif, dan berdaya di usia emas.

Dengan mengusung konsep _Healthy Aging_, seminar ini menghadirkan empat narasumber dokter spesialis. Dr. dr. Ika Kustiyah Oktaviyanti, M.Kes, Sp. PA, Subs. Kv.R.M(K) bertindak sebagai moderator.

Pemberian materi disampaikan oleh dr. Wiwit Agung Sri Nur Cahyawati Sp.PD K-Ger, dr. Meldy Muzada Elfa Sp.PD K-Ger, dr. Muhammad Siddik SpKFR, NM(K), FEMG, dan dr. Devi Astri Kusumawardani, Sp.Rad.

Dalam sambutannya, Wakil Direktur RS Amanah Medical Centre, Apt. Hestri Diah Rokhmani, MPH, menyampaikan harapan agar para peserta memperoleh pengetahuan komprehensif untuk menjaga kesehatan fisik dan kemandirian di usia lanjut.

Materi utama membahas penurunan massa otot dan kepadatan tulang pada lansia.

dr. Wiwit menjelaskan proses penuaan menyebabkan perubahan fisiologis berupa penurunan massa otot dan tulang, sehingga lansia rentan mengalami osteoporosis. Faktor penyebabnya meliputi ketidakseimbangan hormon, defisiensi vitamin D, asupan nutrisi yang kurang, serta minimnya aktivitas fisik.

Sementara itu dr. Meldy memaparkan strategi berbasis bukti untuk mencegah sarkopenia, osteoporosis, risiko jatuh, dan ketergantungan. Strategi tersebut mencakup pemenuhan protein yang adekuat dari sumber nabati dan hewani, kecukupan kalsium dan vitamin D, latihan beban secara rutin, serta latihan keseimbangan. Pemeriksaan Bone Mineral Density (BMD) direkomendasikan bagi perempuan pascamenopause untuk deteksi dini osteoporosis.

dr. Muhammad Siddik menekankan pentingnya latihan fisik multikomponen dengan intensitas tiga kali seminggu yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing lansia, disertai skrining medis terlebih dahulu. Latihan fisik terbukti bermanfaat bagi fungsi kognitif, neurologis, serta kepadatan tulang.

Sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung interaktif. Ibu Fauziah Hayati dari BKOW menanyakan gejala osteoporosis serta keamanan olahraga badminton bagi lansia. Para narasumber menyampaikan bahwa olahraga tersebut diperbolehkan dengan memperhatikan kondisi individual, risiko, serta pemantauan denyut nadi melalui alat bantu seperti smartwatch. Pertanyaan lain terkait percepatan pemulihan stroke pada lansia dan penggunaan alat bantu jalan pasca patah tulang juga dijawab secara komprehensif.

Prof. Nuril Huda dari BKOW turut memberikan kontribusi dalam sesi diskusi dan memperoleh doorprize dari panitia penyelenggara. Rangkaian kegiatan diakhiri dengan hospital tour untuk memperkenalkan fasilitas yang tersedia di RS Amanah Medical Centre. Seluruh peserta menerima cindera mata dari Amanah Group.

Melalui kolaborasi ini, BKOW dan RS Amanah Medical Centre menegaskan komitmen bersama dalam mewujudkan lansia Kalsel yang tangguh, sehat, dan tetap berperan aktif di tengah masyarakat. ( Surya).

Kategori:
Array

Berita Terkait

slot gacor