Banjar, lintaskalsel.com
Ketua DPRD Kalsel H. Supian HK buka puasa bersama (bukber) dihadiri Gubernur Muhidin, Kapolda Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, Danrem, jajaran Forkopimda dan undangan serta masyarakat setempat di rumah kediamannya di Pemajatan Gambut, Kab. Banjar, Kamis, (12/3/26).
H. Supian HK selaku tuan rumah mengucapkan terima kasih kepada Gubernur dan Jajaran Forkopimda dan masyarakat lainnya yang sudah hadir sebagai bentuk menjalin silaturrahim.
Sesuai dengan ungkapan Gubernur terkait mudik lebaran Idul Fitri maka menjaga keamanan lingkungan sangat penting, kemudian bagi yang mudik warga diminta meneliti,memeriksa kabel listrik dan keran PDAM sebelum mengunci pintu rumah agar terhindar dari musibah kebakaran.
“Keamanan lingkungan bukan cuma tugas polisi, tapi tanggung jawab kita semua untuk menjaga harta benda masing-masing, “ imbuhnya.
Sementara itu Gubernur Muhidin menyatakan berbuka puasa bersama di kediaman Ketua DPRD Kalsel H. Supian, HK di Pemajatan, sebagai simbol kebersamaan yang luar biasa,” ucap Gubernur H. Muhidin kepada awak media.
Muhidin mengingatkan warga agar tetap semangat menghidupkan malam-malam terakhir Ramadan meski hanya di rumah.
“Ibadah zikir dan doa pada malam ganjil sangat penting supaya hajat kita dikabulkan oleh Allah, karena Lailatul Qadar bisa diraih siapa saja yang bersungguh-sungguh,” katanya.
Khusud bagi warga yang berencana pulang kampung, Gubernur meminta agar mengatur waktu perjalanan dengan teliti supaya tidak terjebak macet parah.
“Libur panjang ini diperkirakan membuat jalanan padat kalau semua berangkat di waktu yang sama, namun apabila diatur waktunya maka arus lalulintas insyaallah lancar. Ia menginginkan dilebaran tahun ini pemudik selamat sampai tujuan dan bisa berkumpul keluarga,” jelasnya.
Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan sudah menyiapkan pasukan khusus lewat Operasi Ketupat 2026.
Polisi mulai memetakan titik-titik jalan yang sering terjadi kecelakaan dan memasang rambu tambahan agar nyawa pemudik terlindungi.
“Patroli juga diperketat selama 13 hari ke depan untuk mencegah maling rumah kosong dan balapan liar,” tegasnya. (Surya).






