Jatim, lintaskalsel.com
Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Selatan mengapresiasi Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur yang sudah menerapkan sistem pengawasan Transportasi Control Center (TCC).
Tranportasi Conteol Center ini adalah segala sesuatu yang digunakan untuk menunjang sarana pengawasan transportasi, baik transportasi Jalan Raya, Terminal, jalan tol, Stasiun, pelabuhan, bandara dan rambu lalu lintas.
Hal itu diungkapkan Wakil Sekretaris Komisi III DPRD Kalsel Gusti Abidinsyah saat melakukan kajian komparasi ke Jatim Transportasi Control Center ,bersama beberapa anggota Komisi III lainnya, Fahrin Nizar, Isra Ismail, Ardiansyah terkait penanganan angkutan over demension dan over load di Dishub Provinsi Jatim,diikuti Dishub dan Ditlantas Polda Kalsel. Jumat (23/2/25).
“Saya berharap hasil kajian di Dishub Jatim ini dapat diterapkan di Propinsi Kalsel dalam hal ini Dishub sebagai lead sektornya, lebih banyak lagi menyangkut over demension dan over load (Odol), karena semua sudah melihat sistem kerjanya,” Ucap Abidinsyah.
Selain itu juga Dishub Kalsel diminta segera mendesain Transportasi Control Center, agar segera diterapkan di Banjarmasin, karena dinilai sangat bermanafaat bagi dunia transportasi sekarang maupun akan datang.
“Komisi III DPRD Kalsel terus mendorong sistem pengawasan monitor mengatasi over demension dan over load ini, dapat terealisasi paling cepat tahun 2025 akan datang,” tutup Abdinsyah.
Sementara itu yang mewakili Kadishub Prov. Jatim, Kepala Bidang Angkutan Jalan Ainur Rofiq, menyatakan, apresiasi atas kedatangan DPRD Kallsel dan Dishub.
Saya mengakui Dishub Jatim juga masih berbenah, tentu ada kekurangannya, Transportasi Control Center (TCC) yang ada di Dishub Jatim dapat dijadikan acuan bagi daerah Kalsel dalam memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat, terpenting kolaborasi dan komunikasi yang intens untuk perkembangan transportasi kedepan yang lebih baik ,” tutup Ainur Rofiq. (Surya).






