Penguatan SDM Perempuan Menjadi Fokus BKOW Dan DP3AKB Kalsel Dalam Matangkan Program Kolaboratif

Banjarmasin, lintaskalsel.com

Badan Kerja Sama Organisasi Wanita ( BKOW)Kalimantan Selatan, terus melakukan penguatan organisasi perempuan dengan melaksanakan rapat bulanan bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana Kalimantan Selatan di Aula Sasangga Banua Nol Kilometer, Minggu (17/5/2026).

Kegiatan dihadiri jajaran pengurus BKOW Kalimantan Selatan periode 2026–2030 serta jajaran DP3AKB Kalimantan Selatan. Rapat koordinasi ini menjadi momentum penting memperkuat sinergi program, evaluasi kegiatan, sekaligus merumuskan langkah strategis pemberdayaan perempuan di Banua.

Ketua Umum BKOW Kalimantan Selatan, drg. Ellyana Trisya Hasnuryadi, dalam sambutan menekankan pentingnya seluruh bidang di tubuh BKOW mencermati program kerja masing-masing, terutama program yang berkolaborasi dengan DP3AKB Kalimantan Selatan.

Ia mengarahkan agar agenda yang belum terlaksana segera dipersiapkan sehingga seluruh program dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.

“Setiap bidang harus aktif mencermati programnya masing-masing, khususnya yang bersinergi dengan DP3AKB. Yang belum terlaksana agar segera disiapkan agendanya,” ucap Ellyana.

Sementara itu, Wakil Ketua I BKOW Kalimantan Selatan, Nuril Huda, menyampaikan laporan program yang dilaksanakan maupun yang masih dalam proses pelaksanaan. Ia juga memaparkan hasil evaluasi kegiatan beserta indikator keberhasilan program yang menjadi tolok ukur capaian organisasi.

Menurutnya, evaluasi berkala penting dilakukan agar setiap kegiatan memiliki dampak nyata bagi organisasi perempuan dan masyarakat luas.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana Kalimantan Selatan, Husnul Khatimah, dalam kesempatan tersebut, menegaskan BKOW memiliki peran strategis sebagai wadah yang menaungi berbagai organisasi perempuan di Kalimantan Selatan.

Ia berharap seluruh organisasi yang tergabung dapat terus saling menguatkan dan menjaga soliditas di bawah naungan BKOW.

“BKOW adalah rumah besar organisasi perempuan. Semua organisasi harus saling meningkatkan kapasitas dan memperkuat kebersamaan agar semakin solid,” tegas Husnul Khatimah.

Diungkapkan sejumlah program strategis yang akan dikembangkan bersama BKOW, di antaranya pembentukan sekolah lansia dan sekolah perempuan sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup dan kapasitas perempuan di Kalimantan Selatan.

Selain itu, muncul gagasan pembentukan galeri BKOW yang nantinya dapat menjadi wadah penghimpunan produk-produk unggulan hasil karya organisasi perempuan setelah melalui proses seleksi.

“Galeri BKOW nantinya diharapkan menjadi ruang bersama untuk menampilkan produk unggulan dari organisasi-organisasi perempuan,” tambahnya.

Pada sesi pemaparan program kerja, Sekretaris Umum BKOW Kalimantan Selatan, Mariani, mempresentasikan arah program BKOW periode 2026–2030 yang berfokus pada penguatan organisasi, pemberdayaan perempuan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Sementara Wakil Ketua BKOW, Shinta Laksmi Dewi, menyoroti pentingnya peningkatan SDM perempuan di bidang pendidikan. Ia menyampaikan bahwa berdasarkan hasil rapat bersama Bappeda, masih banyak pekerja perempuan yang berlatar pendidikan sekolah menengah.

Oleh karena itu, penguatan pendidikan dan pelatihan keterampilan menjadi langkah penting untuk meningkatkan daya saing perempuan di dunia kerja.

Rapat koordinasi tersebut berlangsung dinamis dan penuh semangat kolaborasi. Melalui sinergi BKOW dan DP3AKB Kalimantan Selatan, berbagai program pemberdayaan perempuan diharapkan mampu berjalan lebih terarah, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Banua.( Surya).

 

Berita Terkait

slot gacor