Syiar Muharram 1448 H, Majelis Ahbabuzzahro Ajak Muslimah Berhijrah Menuju Cahaya Ilmu Palangkaraya

Ribuan Jemaah muslimah Hadiri Tablig Akbar Majelis Ahbabuzzahro Di Palangkaraya

Palangkaraya, lintaskalsel.com

Majelis Ahbabuzzahro menggelar Syiar Muharram 1448 Hijriah, Muhasabah, Doa Bersama, dan Tasyakuran Milad ke-3 dengan mengusung tema “Hijrah Menuju Cahaya, Bangkit dari Kebodohan Menjemput Kemuliaan dengan Ilmu”. Kegiatan berlangsung di Masjid Raya Nurul Islam, Jalan A. Yani, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Selasa (7/7/2026).

Ribuan jemaah muslimah memadati masjid sejak pagi hari, suasananyapun sangat khidmat, haru, dan penuh semangat menyelimuti seluruh rangkaian acara yang menjadi momentum memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sekaligus mengajak umat memperkuat keimanan melalui majelis ilmu.

Sebagai penceramah utama, Ustadzah Syarifah Fatimah Assegaf selaku Khodimatul Majelis Asshofa Jakarta, didampingi Ustadzah Syarifah Saidah Bahasyim, Khodimatul Majelis Assayyidah Khadijatul Kubra Pesayangan, Martapura, Kalimantan Selatan.

Dalam tausiyahnya, Ustadzah Syarifah Fatimah Assegaf mengajak seluruh jemaah menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai awal hijrah menuju kehidupan yang lebih baik melalui ilmu dan amal saleh.

“Menuntut ilmu adalah ibadah. Setiap langkah menuju majelis ilmu akan diangkat derajatnya oleh Allah. Mudah-mudahan ilmu yang kita peroleh hari ini menjadi cahaya di dunia dan bekal menuju surga-Nya,” tuturnya.

Usai menyampaikan tausiyah, Ustadzah Fatimah mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya dapat hadir di tengah ribuan muslimah Palangka Raya.

“Masya Allah luar biasa, saya sangat senang dan merasa mendapat kemuliaan bisa hadir di Kota Palangka Raya bersama sahabat-sahabat salehah semuanya. Suasananya begitu haru, khusyuk, tenang, dan seluruh jemaah mendengarkan dengan penuh perhatian. Mudah-mudahan setiap kajian yang kita hadiri membawa manfaat dan Allah memberikan taufik kepada kita semua untuk mengamalkan ilmu yang telah dipelajari,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan tujuan utama dakwah adalah mengajak umat semakin dekat kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW.

“Harapan setiap pendakwah adalah mengajak hamba kembali kepada Rabb-nya, mengajak umat mencintai Nabinya, serta semakin menumbuhkan rasa cinta kepada Allah dan Rasul-Nya,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Hj. Rasifah Hanny, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sekaligus tasyakuran Milad ke-3 Majelis Ahbabuzzahro. Menurutnya, tema yang diangkat menjadi pengingat pentingnya hijrah dari kebodohan menuju kemuliaan dengan bekal ilmu agama.

“Kami berharap melalui Milad ke-3 Majelis Ahbabuzzahro ini, semangat hijrah dari kebodohan menuju cahaya ilmu terus tumbuh di hati kaum muslimah, khususnya di Kalimantan Tengah. Semoga majelis ini senantiasa menjadi wadah untuk mempererat ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan kecintaan kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW,” ujarnya.

Di penghujung acara, Hj. Rasifah Hanny menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh jemaah, panitia, serta para pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga memohon maaf atas segala kekurangan selama pelaksanaan acara.

Rangkaian Syiar Muharram 1448 Hijriah kemudian ditutup dengan doa bersama dan lantunan shalawat, yang semakin menambah kekhusyukan suasana serta menjadi penutup penuh makna bagi peringatan Tahun Baru Islam dan Milad ke-3 Majelis Ahbabuzzahro.( Surya).

Kategori:
Array

Berita Terkait

slot gacor