Tanah Bumbu,lintaskalsel.com
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi, membuktikan tidak hanya menampung, namun juga menyampaikan aspirasi masyarakat.
Saat menggelar reses di Desa Sukadamai, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, wakil rakyat yang akrab disapa Paman Yani itu, membuktikan kerjanya kepada masyarakat yang dikunjunginya.
“Saya tidak main-main dengan keluhan warga yang langsung disampaikan kepada pemangku kepentingan,” tutur Wakil Ketua Komisi II Paman Yani .Minggu (28/1/2024).
Bagaimana tidak, saat ada masyarakat menyampaikan aspirasinya melalui Kantor Samsat Pembantu, Kantor Cabang Bank Kalsel, serta destinasi wisata di desa tersebut maka sebagai wakil rakyat wajib hukumnya menyampaikan keluhan itu.
Dihadapan ribuan warga yang hadir, Paman Yani langsung menghubungi Dirut Bank Kalsel melalui telepon dan meminta aspirasi masyarakat Desa Sukadamai langsung direalisasikan.
Sama halnya dengan pengembangan destinasi wisata di desa itu. Paman Yani langsung meminta Kepala Bappeda Kalsel untuk menyusun perencanaan pembangunan destinasi wisata yang layak.
“Kantor Samsat pembantu di Mantewe sudah direalisasikan dan saat ini sudah dalam proses pembangunan,” ungkap Paman Yani.
Dapat dipastikan keberadaan Kantor Bank Kalsel di Desa Sukadamai akan menggeliatkan perekonomian masyarakat, bahkan ikut berimbas pada pembangunan daerah melalui PAD yang dihasilkan.
Di sisi lain, Mantewe yang menjadi jalur lintas Banjarbakula dan Banua Anam ke Tanah Bumbu melalui jalan bypass, menurutnya juga harus dimanfaatkan untuk pengembangan wisata dan UMKM.
“Nah ini yang dikehendaki masyarakat, kemajuan daerah melalui aspirasi,” tutur Paman Yani.
Selain itu tidak hanya Desa Sukadamai saja, keseriusan Paman Yani dalam menyampaikan aspirasi masyarakat tapi juga dirasakan oleh hampir seluruh masyarakat di daerah konstituennya yakni Tanah Bumbu dan Kotabaru.
Di beberapa desa yang lokasinya menjadi reses, tidak sedikit masyarakat yang berterimakasih karena telah dibantu melalui alat mesin pertanian (alsintan), perlengkapan nelayan hingga pembangunan sekolah.
“Saya bekerja untuk kepentingan masyarakat, melayani masyarakat. Termasuk Jabatan dan penggajihan gaji didapat dari uang rakyat, sehingga wajar kita melayani masyarakat serta wajar pula jika masyarakat meminta hasil dari kita yang bekerjakan,” tutup Paman Yani.
Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sukadamai, Budi Sriyanto, menilai Paman Yani merupakan sosok wakil rakyat yang tidak hanya mendengarkan aspirasi masyarakat, tetapi juga merealisasikannya.
“Sejauh ini hanya kepada Paman Yani kami bisa menyuarakan aspirasi langsung secara tatap muka disamping Paman Yani selalu membawa desa dan masyarakat menjadi lebih maju lagi,” ungkapnya. (Surya)






