Banjarbaru, lintaskalsel.com
Perayaan puncak Hari Pers Nasional Tahun 2025 diperingati oleh wartawan daerah se-Indonesia yang dihadiri oleh Menteri Kebudayaan Republik Indonesia (Menbud RI), Fadli Zon di halaman Kantor Gubernur Kalimantan Selatan, Minggu (9/2/2015) siang.
Pada HPN 2025 ini, selain Gubernur Kalsel H. Muhidin diwakili Plh. Sekdaprov Kalsel Muhammad Syarifuddin mendapatkan Anugerah Pena Mas dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) atas jasa-jasa luar biasa untuk kepentingan pers nasional juga diberikan penghargaan Anggota Kehormatan PWI kepada Ahmad Muzani (Ketua MPR)
Pada puncak HPN 2025 itu juga, Gubernur H. Muhidin melalui Plh. Sekdaprov Kalsel Muhammad Syarifuddin menyerahkan buku Bumi Lambung Mangkurat, Bentangan Zamrud: Lumbung Pangan, Pertanian dan Wisata kepada Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon.
Rangkaian acara dimulai dengan tarian tradisional Limpuar sebagai opening ceremony HPN 2025, kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya yang diikuti oleh panduan suara dari kalangan siswa.
Puncak HPN ini dihadiri oleh sejumlah pejabat di antaranya yakni Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha, Direktur Jenderal Bina Marga Kemetrian PU, Roy Rizalii, Dewan Penasehat PWI Pusat Anton Charlian; Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Ch Bangun; Ketua PWI Kalsel, Zainal Hilmie dan Ketua PWI Provinsi, Walikota/Bupati se-Kalsel Iserta jajaran forkopimda lainnya.
Gubernur dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada pimpinan lembaga tinggi negara, para pejabat dari Kementerian Kabinet Merah Putih, para gubernur, bupati/walikota, jajaran TNI–Polri. Para pengusaha, tokoh pers dan pimpinan media, serta seluruh peserta HPN di bumi Lambung Mangkurat Kalimantan Selatan.
Di hari yang bersejarah dan istimewa ini, atas nama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional Tahun 2025 kepada seluruh insan pers di Indonesia.
“Semoga pers di indonesia semakin maju, semakin berkembang dan semakin profesional. Ucap Gubernur Muhidin.
Sementara itu Menteri Kebudayaan Republik Indonesia (Menbud RI), Fadli Zon dalam sambutannya menyatakan pers merupakan bagian penting dari pilar demokrasi di Indonesia, dan menjadi saluran informasi yang lebih luas, oleh sebab itu pers mampu menjaga dan mengawal pembangunan daerah dari segi produk yang dikeluarkannya.
“Hari ini kita berkumpul di Bumi Lambung Mangkurat dalam rangka Hari Pers Nasional 2025, tentu saja hari ini merupakan perayaan insan pers di seluruh Indonesia, saya kira ini sangat penting karena bukan hanya pers bagian pilar demokrasi, sumber informasi tetapi konteks yang lebih luas lagi,” ucap Menbud RI, Fadli Zon.
Menurut Fadli Zon, pers adalah penjaga memori kolektif bangsa ,mengutip pernyataan Ki Hajar Dewantara bahwa pers yang baik merupakan pers yang mengajar dan mendidik, bukan hanya mengabarkan.
Menbud RI, Fadli Zon berharap agar insan pers juga dapat mengawal ketahanan pangan di daerahnya, sehingga, selaras dengan program pemerintah pusat yang didorong saat ini.
Diakhir momentum HPN itu dilakukan juga penandatanganan MoU bersama Menteri Kebudayaan RI, Gubernur Kalsel dan PWI Pusat dengan Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia diwakili oleh Besty Charmin Simatupang dan Direktur Utama RRI, Hendrasmo. (surya)






