Banjarmasin, lintaskalsel.com
Hari Ulang Tahun ke-26 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Selatan diperingati di Gedung Mahligai Pancasila, Kota Banjarmasin dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Syarifuddin Sabtu (13/12/2025).
Mengusung tema: “Peran Strategis Dharma Wanita Persatuan dalam Pendidikan Anak Bangsa untuk Indonesia Emas”.
Kegiatan berlangsung khidmat dan meriah, diawali dengan tabuhan tarbang dan lantunan habsyi oleh para ibu-ibu anggota DWP, menambah nuansa religius dan kebersamaan.
Momentum ini juga dirangkai dengan gerakan DWP Mengajar: Mendidik dengan Hati, Menginspirasi Negeri.
Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Selatan.
Pada kesempatan itu Ketua DWP Provindi Ny. Masrupah, secara simbolis melakukan pemotongan Nasi Astakona dan kue ulang tahun sebagai penanda puncak peringatan hari jadi. Suasana penuh keakraban dan kebersamaan terasa kental dalam momen tersebut, yang diiringi antusiasme para peserta.
Selain itu juga dirangkai kegiatan lomba menyanyi serta lomba cake yang diikuti oleh anggota DWP. Kegiatan ini menjadi ajang unjuk bakat dan kreativitas, disamping mempererat silaturahmi serta menambah semangat kebersamaan dalam peringatan Hari Ulang Tahun DWP Provinsi Kalimantan Selatan.
Dalam sambutannya, Muhammad Syarifuddin menegaskan peringatan HUT ke-26 DWP merupakan momentum strategis untuk merefleksikan peran penting para ibu, khususnya istri aparatur sipil negara, dalam mendukung jalannya pemerintahan dan pembangunan daerah.
“Harapan-harapan ini tentu berkaitan dengan hal-hal yang bersifat strategis. Pada momentum hari ulang tahun ke-26 Dharma Wanita Persatuan ini, kami sangat mengharapkan dukungan para ibu terhadap suami yang bekerja dan mengabdi di Provinsi Kalimantan Selatan,” ujar Sekdaprov sekaligus Penasehat DWP Provinsi Kalsel ini.
Apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada para ibu yang selama ini terus memberikan dukungan, semangat, serta bantuan kepada suami dalam menjalankan tugas pemerintahan.
“Peran para ibu sangat penting dalam membantu para suami melaksanakan program-program pemerintahan serta mewujudkan visi dan misi daerah, khususnya visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan. Ini merupakan kepentingan yang sangat berharga dan tidak bisa dipandang sebelah mata,” ungkap Sekdaprov Syarifuddin.
Menurut Sekdaprov Syarifuddin, dukungan para ibu tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga emosional dan intelektual. Mereka menjadi penopang utama dari rumah, tempat berbagi keluh kesah, sekaligus mitra berdiskusi ketika menghadapi berbagai persoalan pekerjaan.
“Kontribusi para ibu terhadap karier dan tugas suami dalam mengemban amanah sangatlah luar biasa,” ungkapnya.
DWP bersama pemerintah turut melaksanakan berbagai program sosial, baik yang merupakan program pemerintah pusat maupun daerah, dengan tujuan memberdayakan masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi aksi berbagi sosial, pembagian makanan kepada masyarakat, serta dukungan terhadap pelaku UMKM.
Selain itu, dalam rangka kepedulian kemanusiaan, DWP Provinsi Kalimantan Selatan juga melakukan penggalangan dana. Dana bantuan sosial yang terkumpul mencapai miliaran rupiah dan rencananya akan disalurkan kepada masyarakat terdampak musibah di Sumatera dan Aceh.
“Kami tergerak karena saudara-saudara kita di Sumatera sedang dalam kondisi berduka. Kita masih bisa tersenyum di sini, namun mereka yang dapat musibah belum tentu merasakan hal yang sama ,” sampainya.
Sekdaprov berharap bantuan tersebut dapat segera disalurkan secara cepat, tepat, dan amanah melalui pihak-pihak yang terpercaya, sehingga benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.
Peringatan HUT ke-26 DWP Provinsi Kalimantan Selatan ini semakin memperkuat peran Dharma Wanita Persatuan sebagai mitra strategis pemerintah, khususnya dalam membangun keluarga, pendidikan karakter anak bangsa, serta menumbuhkan kepedulian sosial demi terwujudnya Indonesia Emas.
Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Selatan, Ny. Masrupah, membacakan sambutan Penasihat DWP Kalsel, Hj. Fathul Jannah, pada puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Dharma Wanita Persatuan.
Dalam sambutannya, Hj. Fathul Jannah mengajak seluruh anggota DWP untuk menghidupkan momentum peringatan HUT ke-26 dengan penuh semangat dan kegembiraan.
“Dengan semangat dan kegembiraan, mari kita hidupkan acara spesial pada hari ini, yaitu puncak Hari Ulang Tahun ke-26 Dharma Wanita Persatuan. Kita patut bangga menjadi bagian dari organisasi DWP, karena di sinilah kita memiliki kesempatan dan ruang untuk berkontribusi menggerakkan pembangunan, dari sudut pandang dan kekuatan seorang wanita,” ujarnya.
Hj. Fathul menegaskan bahwa Dharma Wanita Persatuan merupakan organisasi wanita yang bersifat netral, independen, dan demokratis, serta memiliki peran strategis dalam membangun bangsa dan negara. Selama 26 tahun perjalanan organisasi, DWP terus melebarkan kiprahnya melalui berbagai program dan kegiatan yang bermanfaat.
“Dharma Wanita Persatuan merupakan organisasi wanita yang netral, independen, dan demokratis, serta memiliki peran strategis dalam membangun bangsa dan negara,” lanjutnya.
Menurutnya, usia 26 tahun bukanlah waktu yang singkat. Banyak dinamika yang telah dilalui, baik suka maupun duka, dalam melaksanakan berbagai kegiatan dan membina hubungan antaranggota, termasuk yang dialami oleh DWP Provinsi Kalimantan Selatan.
“Pengalaman dari generasi-generasi sebelumnya diharapkan dapat menjadi pembelajaran bagi kita semua untuk mengembangkan organisasi ini menjadi lebih baik lagi, sesuai dengan visi dan misi Dharma Wanita Persatuan,” tuturnya.
Sebagai Penasihat DWP Provinsi Kalimantan Selatan, Hj. Fathul Jannah juga mendorong seluruh pengurus dan anggota DWP Kalsel untuk terus menyelaraskan program-program kegiatan dengan arah pembangunan daerah.
“Saya mendorong segenap pengurus dan anggota DWP Provinsi Kalimantan Selatan untuk terus menyelaraskan program-program kegiatan dengan arah pembangunan Kalimantan Selatan,” pungkasnya. (Surya)






