Tanah Bumbu, lintaskalsel.com
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi menjelaskan perjuangan para pendahulu bangsa melawan penjajah hampir setengah abad itu, perlu diwarisi oleh masyarakat Kalsel.
Hal itu diungkapkannya saat menggelar sosialisasi rivitalisasi dan aktualisasi nilai Ideologi Pancasila di Desa Gunung Besar, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Senin (5/2/2024).
“Kita menginginkan wawasan kebangsaan, perjuangan di masa lalu itu, yang mengorbankan jiwa dan raga, menjadi pemicu semakin cinta masyarakat terhadap tanah air, meskipun kemerdekaan negara ini sudah hampir memasuki usia 79 tahun,” Ujar Paman Yani.
Kekayaan alam di Indonesia, termasuk Kalsel yang banyak belum tergali, dilirik oleh negara asing, maka itu masyarakat Banua khususnya Tanah Bumbu, lanjut Paman Yani, harus bisa menjaga alam dan warisan nenek moyang.
“Jangan sampai karena uang tidak mencukupi, kami jadi menjual lahan yang bisa digunakan untuk cocok ditanam dan sebagainya. Termasuk juga adat, budaya, semuanya harus dijaga dengan baik dan jangan sampai terlena dengan budaya asing,” tegas Paman Yani.
Terlebih lagi dengan adanya rencana pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan. Sebagai Legislator Daerah Pemilihan (Dapil) VI meliputi Tanah Bumbu dan Kotabaru meminta masyarakat Kalsel harus siap dengan segala kemajuan pembangunan yang terjadi.
“Adanya IKN akan berpengaruh besar terhadap Kalsel yang tak terpisahkan, apalagi pembangunan infrastruktur meningkat pesat,” terang Paman Yani.
Di sisi lain, IKN menyebabkan jumlah penduduk di Kalimantan semakin meningkat, karena banyaknya pendatang dari luar pulau, oleh karena itu, Paman Yani mengimbau masyarakat tetap ramah meskipun ada perbedaan suku, ras dan agama.
“Rawat kebersamaan, cinta negeri dan banua. Saya yakin masyarakat Kalsel khususnya Tanah Bumbu dan Kotabaru siap menerima pendatang dengan baik,” pungkas Paman Yani.
Sementara itu, Kepala Desa Gunung Besar Suwito, mengapresiasi kepedulian Paman Yani menyampaikan sosialisasi wawasan persahabatan di masyarakat yang semakin luntur akibat kemajuan zaman.
“Melalui kegiatan ini saya rasa masyarakat seperti mendapatkan pencerahan dengan apa yang disampaikan Paman Yani,” jelasnya.(surya)






