Banjarmasin, lintaskalsel.com
Masukan dan catatan masing masing fraksi DPRD Kalsel dalam pemandangan umum Rencangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) provinsi setempat Tahun 2025 diperhatikan dan ditindaklanjuti oleh SKPD jajarannya.
Hal tersebut dikemukakan Sekda Prov Kalsel Roy Rijali Anwar menjawab pemandangan umum 7 fraksi pada rapat paripurna DPRD Kalsel dipimpin langsung Ketua DPRD Kalsel Haji Supian HK SH MH Rabu (16/10/2024) pagi.
” Saran, masukkan dari fraksi-fraksi Dewan sebagaimana termuat dalam pemandangan umum terhadap RAPBD Kalsel 2025 itu penting untuk penyempurnaan APBD disegala hal,” ucap Roy.
Menurut Roy Pemerintah Daerah Provinsi Kalsel berusaha lebih responsif terhadap aspirasi masyarakat yang berkembang, lebih lebih ditahun 2025 akan datang.
APBD 2025 Diharapkan dapat menopang untuk mencapai ‘Kalsel MAJU’ sesuai dengan tema Banua yaitu Pemantapan Daya Saing Daerah dengan Peningkatan Kualitas Sarana Prasarana untuk Mendukung Kalsel sebagai Gerbang Logistik Kalimantan.
Dalam pemandangan umum tujuh fraksi di DPRD Kalsel menekankan pentingnya transparansi, efesien dan efektif dalam penggunaan anggaran, agar tepat guna, kemudian tidak bermasalah hukum dikemudian hari.
Disebutkan RAPBD Kalsel 2025 Pendapatan Daerah Rp10,4 triliun lebih dan Belanja Daerah Rp11 5 triliun lebih, serta dari pembiayaan sisa lebih perhitungan anggaran (SILPA) anggaran tahun sebelumnya Rp1,1 triliun lebih dengan pengeluaran Rp50 miliar lebih.
Tujuh fraksi yang menyampaikan pemandangan umum adalah, Fraksi Golkar, Fraksi Nasdem, Fraksi FKS, Fraksi PKB, Fraksi Gerindra,Fraksi Amanat Nasional dan Fraksi Gabungan yaitu Fraksi Demokrat Persatuan Perjuangan (DPP) terdiri dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Partai Demokrat dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).(Surya).






