Tanah Bumbu -lintaskalsel.com
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi menanggapi keinginan masyarakat untuk mengubah pola perkebunan mereka dari karet menjadi sawit.
Keinginan tersebut didasari karena harga karet yang menurun kian tahun. Ditambah produktivitas karet kurang maksimal akibat diserang Jamur Akar Putih (JAP).
Akibat lain dari infeksi patogen itu adalah secara ekonomi, memerlukan biaya yang tinggi dalam pengendaliannya.
“Sehingga kami hari ini ingin memfasilitasi keinginan masyarakat dengan datang ke Karang Bintang dan sekitarnya untuk memformulasikan apakah ada cara dan tindakan untuk mengatasi masalah tersebut,” ujar Yani Helmi saat menjaring aspirasi masyarakat (reses), di Kecamatan Karang Bintang, Senin (22/ 1 /2024).
Terkait perkebunan sawit, tegas wakil rakyat akrab disapa Paman Yani tersebut, jika karet memang tidak bisa lagi menopang kehidupan masyarakat, guna perekonomian tetap stabil yakni solusinya melalui konversi karet ke sawit.
“Dalam jaring aspirasi masyarakat tersebut Paman Yani bersama Disbunnak Kalsel datang untuk mencari tahu apa yang sebenarnya menjadi persoalan warga desa Kecamatan Karang Bintang” tutur Paman Yani.
Paman Yani menyayangkan reses kali ini tidak disampaikan oleh Pemkab setempat. Padahal perlunya kolaborasi yang “cantik” antara pemerintah kabupaten dan provinsi.
“Keinginan masyarakat sederhana saja ujaran Paman Yani, yaitu bagaimana caranya agar perekonomian tetap stabil. Sehingga masyarakat kami tidak tertinggal perekonomiannya dengan daerah lain,” tutup Paman Yani.
Sementara itu, Camat Karang Bintang, Syafrudin mengatakan, usia produktif karet hanya berkisar 30 tahun, kemudian ditambah dengan keluhan petani karet soal penjualan yang sudah tidak menguntungkan sejak beberapa tahun terakhir.
“Selain itu bisa dibilang sudah kadaluarsa, sehingga harapan kami ada konversi menjadi tanaman sawit,” ungkapnya.
Syafrudin juga menginginkan, agar pemerintah bisa membantu dalam hal pemeliharaan selama proses tanam.
“Ia juga berharap untuk penggarapan lahan dibantu secara maksimal,guna menopang kehidupan selama kurang lebih empat tahun,” tutupnya.(surya)






