Pansus II DPRD Kalsel Siap Keluarkan Rekomendasi Seluruh Mitra Kerja

Ketua Pansus II Muhammad Yani Helmi Saat RDP Dengan Mitra Kerja, Siap Keluarkan Rekomendasi

Banjarmasin, lintaskalsel.com

Panitia Khusus (Pansus) II Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Tahun Anggaran (TA) 2025 menyatakan sudah menyiapkan beberapa rekomendasi penting bagi seluruh mitra kerjanya, terutama berkaitan dengan serapan anggaran yang dinilai belum maksimal.

Hal ini diungkapkan Ketua Pansus II Muhammad Yani Helmi usai menggelar rapat pembahasan bersama seluruh mitra kerjanya, Selasa, 21/04/2026, di ruang rapat Komisi II Gedung DPRD Provinsi Kalsel, Jalan Lambung Mangkurat No.18, Banjarmasin.

“Serapan anggaran ini harus benar-benar terserap secara baik, di mana saya tadi sudah menekankan kalau memang ternyata anggaran di tempat saudara seperti ini terulang lagi di tahun 2026 ini, kita akan evaluasi nanti di tahun 2027”, ucap Paman Yani.

Selain itu, pria yang kerap disapa Paman Yani mengungkapkan, Pimpinan dan Anggota Pansus II juga menyoroti beberapa permasalahan penting lainnya, seperti penyelesaian serah terima aset Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Kotabaru dan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) di daerah Taluk Tamiang Kotabaru akibat peralihan status pengelolaannya dari Pemerintah Kabupaten Kotabaru ke Pemerintah Provinsi Kalsel, sebagaimana tertuang dalam Keputusan Menteri Kementerian Kelautan dan Perikanan Nomor 41/KEPMEN-KP/2019 serta amanah Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah.

Untuk itu dirinya berharap, penyerahan aset ini dapat segera diselesaikan sesegera mungkin oleh mitra kerja terkait. “PPI Kotabaru dan SMKN di Taluk Tamiang ini perlu segera ditindak lanjuti. Rekomendasi kami ini mesti harus clear (selesai)”, tekan Paman Yani.

Selain itu, Pansus II merekomendasikan pemberian asuransi usaha bagi para nelayan, pekebun dan petani, sehingga jika mengalami kegagalan usaha, gagal panen dan sebagainya, mereka mendapatkan santunan dari Pemerintah. Termasuk juga merekomendasikan pemberian dana subsidi untuk pembelian solar bagi para nelayan Kalsel.

“Kalau masalah pangan ini benar-benar jangan sampai petani merugi”, tegas politisi Partai Golkar.

Senada, Anggota Pansus II Dewi Raisha Aprillia berharap, realisasi anggaran tahun 2025 ini menjadi acuan semua mitra kerja agar keterlambatan penyerapan anggarannya tidak terulang di tahun 2026.

“Mudah mudahan seperti yang dikatakan Paman Yani tadi, untuk anggaran murni bisa segera direalisasikan karena ada beberapa proyek yang sampai sekarang masih proses lelang. Padahal ini sudah mendekati bulan Mei. Mudah mudahanlah itu bisa segera direalisasikan”, pinta Srikandi Partai Golkar.( Surya).

Berita Terkait

slot gacor